Pura Rambut Siwi

Memaafkan adalah hal yang paling mulia sebelum kita bisa melakukan kemuliaan lainnya.

Ayu Dewi
Sumber: https://images.app.goo.gl/jFZniDrhKvbUyJZm6

Hallo teman-teman! Kali ini beralih ke pura yang ada di Bali Barat, Jembrana. Itu lho, pura yang paling terkenal dengan sejarahnya yang berkaitan dengan rambut Dang Hyang Nirartha. Orang suci yang menjadi tokoh penting penyebaran agama Hindu di Bali. Apa lagi jika bukan Pura Rambut Siwi.

Pura ini terletak di pesisir panta di sebelah timur Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo. Pura ini digunakan sebagai tempat pemujaan kepada guru-guru suci, seperti Pedanda, Mpu, Rsi, dan yang lainnya.

Sumber: https://images.app.goo.gl/LxCXWtjiyTwVui778

Kisah sejarah berdirinya Pura Rambut Siwi terdapat di Dwijendra Tatwa. Sejarah berdirinya Pura Rambut Siwi ini bermula ketika Dang Hyang Nirartha, orang suci penyebar ajaran Agama Hindu yang berasal dari tanah Jawa datang kembali dan mampir di Kerajaan Gelgel di Klungkung. Setelah dari Kerajaan Gelgel, Dang Hyang Nirartha memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju ke arah barat menyusuri pantai selatan di Pulau Bali, hingga sampailah beliau di sebuah parahyangan (pelinggih) dan bertemu dengan juru sapu parahyangan tersebut.

Juru sapu tersebut menyadari keberadaan Dang Hyang Nirarthi dan memintanya untuk bersembahyang di pelinggih tersebut supaya perjalanannya lancar sampai ke tujuan. Karena konon menurut juru sapu itu, jika melewati pelinggih itu tanpa bersembahyang maka akan tewas diterkam Harimau.

Atas permintaan juru sapu itu, Dang Hyang Nirartha beryoga di area parahyangan tersebut. Tetapi, saat beliau sedang khusuk beryoga, pelinggih tersebut roboh. Juru sapu yang menyadarinya segera menghampiri Dang Hyang Nirartha, ia meminta maaf karena telah meminta Dang Hyang Nirartha untuk bersembahyang di pelinggih itu. Juru sapu itu juga meminta tolong Dang Hyang Nirartha supaya mengembalikan pelinggih itu.

Karena ketulusan hati sang juru sapu, Dang Hyang Nirartha pun mengabulkan permintaannya dan memberikan juru sapu itu sehelai rambutnya. Dang Hyang Nirartha meminta supaya rambut itu di siwi (disembah/dihormati). Oleh karena itu, pura tersebut dinamakan Pura Rambut Siwi.

Bagaimana, menarik bukan kisah sejarah kali ini?

Jangan kelewatan info menarik lainnya dari blog Hindunesia, ya, sampai jumpa!

Sumber:

Pura Rambut Siwi

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai