Pura Lempuyang Luhur

Bhakti adalah jalan menuju kedamaian abadi

Ayu Dewi
Sumber: https://images.app.goo.gl/FjdnRyCRKVd5mfdB9

Kembali lagi dengan Pura Lempuyang Luhur!

Teman-teman pasti pernah dengar mitos yang beredar bahwa saat berjalan di sepanjang tangga menuju Pura Lempuyang Luhur kita tidak boleh berkata “capek” atau “lelah”, bukan?

Untuk mengetahui sejarah lengkap Pura Lempuyang Luhur yang pasti teman-teman juga sudah pada penasaran. Yukk, langsung aja baca ulasan berikut ini!

Kisah sejarah Pura Lempuyang Luhur dapat ditemukan dalam Lontar Kutara Kanda Dewa Purana Bangsul. Dalam lontar tersebut disebutkan Sang Hyang Parameswara atau Sang Hyang Pasupati membawa potongan Gunung Mahameru dari Jambhu Dwipa (India) ke Bali. Gunung Mahameru itu dipecah menjadi 3 bagian besar dan sisanya adalah bagian kecil. Ketiga bagian besar itu, yaitu Gunung Agung yang berasal dari puncaknya, Gunung Batur dan Gunung Rinjani yang berasal dari bagian tengah Gunung Mahameru. Sementara, gunung-gunung kecil lainnya, seperti Gunung Lempuyang, Gunung Tapsahi, Siladnyana, Pengelengan, Beratan, Nagaloka, Batukaru, Pulaki, Bukit Rangda, Puncak Sangkur, Teratai Bang, Andhakasa, Padang Dawa, Seraya, dan Uluwatu.

Sumber: https://images.app.goo.gl/MVHoT6KAbTWp2urx5

Selain membawa potongan Gunung Mahameru ke Bali, Sang Hyang Pasupati juga mengutus anaknya yang bernama Sang Hyang Agni Jaya Sakti untuk menjaga dan melindungi jagat Bali. Sang Hyang Agni Jaya Sakti akhirnya berstana di Pura Lempuyang Luhur yang terletak di lereng sebelah timur Gunung Lempuyang, Desa Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.

Disebutkan pula dalam Lontar Kutara Kanda Dewa Purana sebuah bhisama dari Sang Hyang Agni Jaya Sakti yang menyatakan bahwa setiap umat Hindu dari kasta, warna, dan keturunan apapun tidak boleh lupa dengan Pura Lempuyang Luhur. Dan seperti yang terdapat dalam Brahmanda Purana, setiap umat Hindu wajib minimal sekali dalam seumur hidupnya sembahyang ke Pura Lempuyang Luhur.

Nah, bagaimana kisah sejarah Pura Lempuyang Luhur? Singkat dan menarik, bukan?

Jangan lupa baca kisah sejarah pura lainnya, ya, teman-teman!

Sumber:

Sejarah Pura Lempuyang Luhur

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai